Penanganan Covid-19 Kota Surakarta via Srawung Praja

Dialog interaktif Srawung Praja, Rabu 1 April 2020 jam 15.00 -16.00 WIB, kembali hadir di RRI Surakarta dan direlay oleh radio-radio swasta di Surakarta. Namun teknis pelaksanaan  Srawung Praja dilakukan melalui telpon untuk menghubungi narasumber.

Tema yang diangkat minggu ini adalah Penanggulangan Covid 19 di Surakarta. Ir. Ahyani, MA, Sekretaris Daerah Kota Surakarta, sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surakarta menjadi narasumber dalam program ini.

Pak Sekda menjelaskan Pemerintah Kota sudah melakukan penanganan Covid 19 dengan berbagai langkah diantaranya memberikan himbauan dan larangan untuk mencegah bertambah nya kasus serta menyiapkan rumah sakit-rumah sakit rujukan, hingga menyiapkan sarana/ tempat isolasi untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid 19 yaitu Grha Wisata Niaga, Ndalem Joyokusuman dan Ndalem Priyosuhartan, untuk ODP dan masuknya pendatang dari zona merah yang memasuki kota Solo.

Srawung Praja Talkshow at RRI Surakarta and relayed by radios in Surakarta was broadcasted on Wednesday 1 April 2020 at 3 – 4 p.m. However, the talkshow was done through telephone not in studio.

The theme for this week is covid-19 prevention in Surakarta. Surakarta Regional Secretary, as well as Chair of the Surakarta Acceleration of Handling covid-19 Task Force, Ir. Ahyani, M.A. became interviewees in the program.

Mr. Secretary explained that in handling the spread of the virus the city administration had taken steps namely; providing appeals and prohibitions to prevent increasing infected cases, setting up referral hospitals, and setting up isolation places for person in monitoring (ODP) and immigrants from other cities. The locations for isolation are Grha Wisata Niaga, Ndalem Joyokusuman and Ndalem Priyosuhartan.