Ngopi Santuy Gotong Royong Lawan Corona

Kepala Diskominfo SP didampingi oleh Kasie Pengembangan Komunikasi dan Informasi menghadiri acara Ngopi Santuy #GotongRoyongLawanCorona, Jumat (3/7/2020). Kegiatan ini diprakarsai oleh Kodim 0735/Surakarta.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyatukan visi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, akademisi, pengusaha, dan media dalam menyebarluaskan informasi yang efektif terkait Covid-19.

Dalam kesempatan ini, Kepala Diskominfo SP menekankan pada bagaimana masyarakat agar mematuhi dan melaksanakan aturan serta himbauan dari pemerintah. Hal ini juga didukung oleh Ketua PWI Cabang Khusus Surakarta, Anas Syahirul.

Menurutnya, kondisi demografis masyarakat Surakarta sangatlah heterogen. Oleh karena itu, untuk melakukan komunikasi publik yang efektif diperlukan narasi yang tepat sesuai dengan masing-masing sasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan menegaskan bahwa implementasi protokol kesehatan Covid-19 adalah harga mati. Menurutnya, protokol ini merupakan upaya terbaik untuk mengendalikan infeksi virus yang telah menghilangkan nyawa lebih dari 517.000 orang di dunia itu.

Kepala Diskominfo SP kaampingan Kasi Pengembangan Komunikasi dan Informasi hangestreni acoro Ngopi Santuy #GotongRoyongLawanCorona, Jemuah (3/7/2020). Dene ingkang kagungan acoro menika Kodim 0735/Surakarta.

Acoro meniko purihipun nyawijekaken visi ing antawisipun pemerintah daerah, aparat keamanan, akademisi, pengusaha lan media anggenipun nyebaraken informasi ingkang efektif gegayutan kaliyan Covid-19.

Ing kalodangan meniko, Kepala Diskominfo SP nengenaken ing bab kadospundi masyarakat supados manut lan nglampahi aturan soho dawuh saking pemerintah. Bab meniko ugi sinengkuyung dening Ketua PWI cabang Khusus Surakarta, Anas Syahirul.

Miturut panjenenganipun, kawontenan demografis masyarakat Surakarta sanget maneko warni. Awit saking meniko, kangge ngawontenaken komunikasi publik ingkang efektif perlu ukara ingkang pas jumbuh kaliyan saben sasaran ingkang katuju.

Ing sisih sanes, Kepala Dinas Kesehatan nandesaken bilih trap trapan protokol kesehatan Covid-19 boten saget dipun awis malih. Miturut panjenenganipun, protokol meniko pinongko pambudidaya ngendaleni infeksi virus ingkang sampun nelasaken nyawa langkung saking 517.000 ing sak indenging jagad.

The Head of Diskominfo SP accompanied by Head of Communication and Information Development Section attended the Ngopi Santuy #GotongRoyongLawanCorona event on Friday, 3 July 2020. This activity was initiated by Kodim (military district command) 0735 / Surakarta.

This activity is intended to unite the vision between local government, security forces, academics, business people, and the media in disseminating effective information related to Covid-19.

On this occasion, the Head of Diskominfo SP emphasized on how the community should obey and implement the rules and appeals from the government. This was also supported by the Chairperson of Surakarta PWI (indonesian journalists association) Special Branch, Anas Syahirul.

According to him, the demographic condition of the Surakata community is very heterogeneous. Therefore, to conduct effective public communication needed an appropriate narrative in accordance with each target.

Meanwhile, the Head of the Surakarta Health Service confirmed that the implementation of the Covid-19 health protocol is a must. According to her, this protocol is the best effort to control the infectious virus that have killed more than 517,000 people in the world.