Perkembangan e-Government Menuju Big Data Kota Surakarta

Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Diskominfo SP haruslah memiliki keterampilan yang komplit. Tidak hanya mampu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tupoksinya, namun juga harus mampu menyampaikan gambaran dari tugas tersebut dihadapan rekan-rekannya.

Pada hari ini, Rabu (8/7/2020), Kasie Aplikasi Bidang Informatika Risang Cantika berkesempatan untuk memaparkan tentang perkembangan e-government di Kota Surakarta.

Dalam penjelasannya, pengelolaan e-government harus diatur dalam aturan yang mengandung 4 domain yaitu tata kelola, manajemen, layanan, dan evaluasi. Dasar dari pelaksanaan e-government tertuang dalam Perwali No. 28 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan e-Government dan Perwali No. 47 tahun 2019 tentang Pelaksanaan Surakarta sebagai Kota Pintar.

Dengan adanya dukungan kebijakan, tim pengarah, serta telah terlaksananya intergrasi aplikasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maka konsep berbagi data dan aplikasi antar OPD akan menjadi prioritas.

Harapannya, dengan ini terbentuklah Big Data dengan standar, pola, dan format yang sama dan dapat dimanfaatkan sebagai informasi yang tepat dalam pengambilan kebijakan.

Dados ASN ing Diskominfo SP meniko kedah nggadahi ketrampilan ingkang komplit. Boten namung saget nandangi pedamelan ingkang trep kaliyan tupoksinipun, nanging ugi kedah saget nyariosaken gegambaran saking ayahan meniko ing sak ngajenging rencang-rencangipun.

Ing dinten Rebo (8/7/2020) Kasi Aplikasi Bidang Informatika Risang Cantika kaparingan wewengan nyariosaken bab perkembanganipun e-goverment ing kitha Surakarta.

Wonten ing andaranipun, mranoto e-goverment kedah kaatur lan ngamot 4 domain, inggih meniko tata kelola, manajemen, layanan lan evaluasi.  E-goverment meniko adedasar saking Perwali no 28 Tahun 2019 ing bab Pedoman Penyelenggaraan e-Government lan Perwali No. 47 Tahun 2019 bab Pelaksanaan Surakarta sebagai Kota Pintar.

Kanti wontenipun panyengkuyung kawicaksanan, tim pengarah, sarta sampun kalampahanipun integrasi aplikasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pramilo konsep andum data lan aplikasi ing antawisipun OPD bade dados prioritas.

Pangangkah, kanti makaten bade mawujud Big Data kanti standar, pola lan format ingkang sami lan saget dipun ginakaken pinongko informasi ingkang pas ing babagan damel kawicaksanan.

Becoming a State Civil Apparatus (ASN) in Diskominfo SP must have a complete skills. Not only able to carry out work in accordance with their main tasks and functions, but also must be able to give a discription of the task to his colleagues.

Today, Wednesday 8 July 2020, the Head of Apllication Section of the Informatics Division Risang Cantika has the opportunity to explain about the development of e-government in Surakarta.

In his explanation, the management of e-government must be regulated in rules that contain 4 domains namely governance, management, service, and evaluation. The basis of e-government implementation is contained in Mayor Regulation (Perwali) No. 28 of 2019 concerning Guidelines for the Implementation of e-Government and Mayor Regulation No. 47 of 2019 concerning the Implementation of Surakarta as a Smart City.

With the support of policies, the steering team, and the integration of the Regional Organization (OPD) application, the concept of sharing data and applications between OPDs will become a priority.

Hopefully, this will form Big Data with the same standards, patterns and formats and can be utilized as appropriate information in policy making.