Peran Diskominfo SP dalam Penyelenggaraan E-Government Kota Surakarta

Diskominfo SP sebagai OPD yang membidangi pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi mempunyai peran yang sangat penting dalam pelaksanaan e-government di Kota Surakarta. Berdasarkan Peraturan Walikota No. 28 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Electronic Government, Diskominfo SP memiliki 9 peran dalam penyelenggaraannya.

Kepala Seksi Aplikasi, Risang Cantika Budi, menyampaikan bahwa penerapan E-Government telah menjadi kebutuhan karena kompleksitas permasalahan kota akan dapat diselesaikan berdasarkan data-data yang valid sehingga kebijakan yang diambil akan tepat sasaran. Dengan demikian, terciptalah birokrasi yang efektif dan efisien.

Peran Diskominfo SP dalam penerapan E-Government Kota Surakarta tersebut adalah:

  1. Diskominfo SP berwenang mengatur penyelenggaraan saluran interaksi sistem elektronik berbentuk website/portal, media sosial, layanan telepon, aplikasi, surat elektronik, dan bentuk saluran interaksi lainnya. Diskominfo SP memiliki tupoksi mengelola website surakarta.go.id, media sosial Instagram, Facebook dan Twitter Pemerintah Kota Surakarta, dan melakukan pengembangan aplikasi terintegrasi Solo Destination. Selain itu Diskominfo SP juga mengelola email resmi @go.id. beserta domain dan subdomainnya;
  2. Membangun Single Data System pada Pemerintah Kota Surakarta;
  3. Mengelola infrastruktur TIK untuk seluruh Perangkat Daerah meliputi: Data Center dan perangkat pendukungnya, jaringan internet dan internet dari NOC ke Perangkat Daerah;
  4. Menyusun perencanaan E-Government;
  5. Menyelenggarakan audit terkait pelaksanaan E-Government dengan melibatkan Tim Teknis E-Government;
  6. Melakukan uji keamanan dan kelayakannya dan melakukan analisis dari hasil pengujian tersebut;
  7. Melaksanakan bimbingan teknis terhadap pegawai terkait penyelenggaraan E-Government;
  8. Memberikan rekomendasi pelaksanaan pembangunan E-Government;
  9. Melakukan evaluasi dan pengawasan secara berkala dan melaporkan kepada Walikota.

Diskominfo SP pinangka OPD ingkang ngesuhi pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi gadahi wewenang ingkang baken ing bab lampahing e-goverment ing kota Surakarta. Adedasar Peraturan Walikota No 28 Tahun 2019 bab Pedoman Penyelenggaraan Electronic Government, Diskominfo gadahi 9 wewenang.

Kepala Seksi Aplikasi, Risang Cantika Budi, ngaturaken bilih penerapan E-Government sampun dados kebutuhan amargi kompleksitas Permasalahan kota sampun karampungaken adedasar data data ingkang valid saenggo kawicaksanan ingkang bade dipun pendet bade tepat sasaran. Kanti makaten, bade mawujud birokrasi efektif lan efisien.

Wewenang Diskominfo SP ing bab nerapaken E-Government Kota Surakarta inggih menika :

  1. Diskominfo ngatur lampahing saluran interaksi sistem elektronik arupi website/portal, media sosial, layanan telepon, aplikasi, surat elektronik, lan wujud saluran interaksi sanesipun. Diskominfo SP ugi nggadahi tupoksi ngreksa website surakarta.go.id, media sosial  instagram, facebook lan twiter Pemerintah Surakarta lan ngawontenaken pengembangan aplikasi terintegrasi Solo Destination. Diskominfo SP ugi ngreksa email resmi @surakarta.go.id kaliyan domain lan subdomain.
  2. Mbangun Single Data System ing Pemerintah Kota Surakarta.
  3. Ngreksa infrastruktur TIK kangge sedaya Perangkat Daerah inggih menika Data Center lan perangkat pendukungipun, jaringan internet saking NOC dateng Perangkat Daerah.
  4. Ndamel perencanaan E-Government.
  5. Ngawontenaken audit sesambetan pelaksanaan E-Government kanti nglibataken Tim Teknis E-Government.
  6. Ngawontenaken uji keamanan lan kelayakan lan ngawontenaken analisis saking asil pengujian kasebat.
  7. Ngawontenaken Bimbingan Teknis tumrap pegawai ingkang sesambetan kaliyan penyelenggaraan E-Government.
  8. Paring rekomendasi pelaksanaan pembangunan E-Government.
  9. Ngawontenaken evaluasi lan pengawasan sacara berkala lan caos palaporan dateng Walikota.

Diskominfo SP as an agency (OPD) in charge of information and communication technology management has a very important role in the implementation of e-government in the city of Surakarta. Based on Mayor Regulation No. 28 of 2019 concerning Guidelines for Organizing Electronic Government, Diskominfo SP has 9 roles in its implementation.

Head of Application Section, Risang Cantika Budi, said that the implementation of E-Government has become a need because of the complexity of city problems can be resolved based on valid data so that the policies taken will be right on target. Thus, an effective and efficient bureaucracy is created.

The role of Diskominfo SP in implementing the E-Government of Surakarta City are:

  1. Diskominfo SP has the authority to regulate the implementation of electronic system interaction channels in the form of websites/portals, social media, telephone services, applications, electronic mail, and other forms of interaction channels. Diskominfo SP has the main tasks and functions of managing the surakarta.go.id website, social media Instagram, Facebook and Twitter for the Surakarta City Administration, and developing the Solo Destination integrated application. In addition, Diskominfo SP also manages official email @ surakarta.go.id. along with its domain and subdomains;
  2. Building a Single Data System in the Surakarta City Administration;
  3. Managing ICT infrastructure for all agencies (OPD) including: Data Center and its supporting infrastructures, internet and internet networks from NOC to agencies;
  4. Develop E-Government planning;
  5. Organizing audits related to the implementation of E-Government by involving the E-Government Technical Team;
  6. Conduct safety and feasibility tests and analyze the results of these tests;
  7. Carry out technical guidance for employees related to the implementation of e-Government;
  8. Provide recommendations for the implementation of E-Government development;
  9. Evaluating and monitoring regularly and reporting to the Mayor.