Srawung Praja : Perumda PAU Pedaringan Hadirkan Pasar Murah Online

Diskominfo SP bersama Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta kembali menyelenggarakan Srawung Praja melalui saluran telepon pada Rabu (15/10/2020) pukul 15.00 – 16.00 WIB.

Srawung Praja kali ini mengangkat tema tentang Kemudahan Berbelanja di Pasar Murah Online melalui aplikasi Tumbasembako dengan narasumber Chriswanto Tri Santoso, SE, MM selaku Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha Pedaringan (Perumda PAU Pedaringan) Kota Surakarta.

Hadirnya pasar murah online melalui aplikasi Tumbasembako merupakan inisiatif PAU Pedaringan dalam menyediakan kebutuhan masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian di situasi pandemi Covid-19. Karena dalam situasi pandemi Covid-19 aktivitas di pasar tradisional akan sedikit dibatasi agar tidak menyebabkan kerumunan, sehingga pasar murah online hadir sebagai solusi dalam menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat tanpa perlu keluar rumah.

Aplikasi Tumbasembako sudah bisa diunduh melalui playstore yang terdapat di masing-masing smartphone. Aplikasi ini menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat seperti beras, telur dan gula yang dapat dipesan secara online dan selanjutnya akan dilakukan pengantaran ke lokasi konsumen oleh pihak PAU Pedaringan.

Untuk pembelian diatas Rp. 50 ribu tidak akan dikenai biaya pengantaran, sedangkan untuk pembelian dibawah Rp. 50 ribu akan dikenai biaya pengantaran Rp. 2 ribu/kilometer dengan titik pengantaran dari PAU Pedaringan.

Diskominfo SP kaliyan Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta ngawontenaken malih Srawung Praja kanthi saluran tilpun dinten Rebo (15/10/2020) wanci tabuh 15.00 – 16.00 WIB.

Srawung Praja ing wekdal meniko kalampahan kanthi irah-irahan Kemudahan Berbelanja di Pasar Murah Online melalui aplikasi Tumbasembako. Chriswanto Tri Santoso, SE, MM minongko Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha Pedaringan (Perumda PAU Pedaringan) Kota Surakarta kajibah dados narasumberipun.

Pasar murah online kanthi aplikasi Tumbasembako meniko inisiatif PAU Pedaringan nyawisaken kabutuhan wargo masyarakat lan roda perekonomian ing mangsa pandemi Covid-19. Ing mangsa pandemi meniko, sadaya kagiyatan wonten ing peken tradisional dipun batesi supados nyingkiri kerumunan. Pramila, pasar murah dados satunggaling solusi kagem nyawisaken kabutuhan wargo ugi saget dipun tindakaken kanthi mboten ninggalaken griya.

Aplikasi Tumbasembako saget dipun unduh wonten ing playstore. Aplikasi meniko nyawisaken kabutuhan wargo antawisipun uwos, tigan, lan gendhis ingkang saget dipun pesen sacara online lan sak lajengipun badhe dipun kirim dumateng konsumen kaliyan PAU Pedaringan.

Kagem konsumen ingkang mundhut langkung saking 50 ewu mboten kenging biaya kirim, menawi ingkang mundhut kirang saking 50 ewu kedah nambahi biaya kirim 2 ewu/kilometer saking titik pengantaran PAU Pedaringan.

Diskominfo SP together with Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta again held Srawung Praja via telephone lines on Wednesday (15/10/2020) at 3 – 4 p.m.

At this time, Srawung Praja discuss about Ease of Shopping at the Online Cheap Market through the Tumbasembako application with resource persons Chriswanto Tri Santoso, SE, MM as the President Director of the Surakarta Regional Public Company Warehousing and Various Networking Businesses (Perumda PAU Pedaringan).

The presence of an online cheap market through the Tumbasembako application is an initiative of PAU Pedaringan in providing the community needs and moving the economic wheels in the situation of the Covid-19 pandemic. Because of the situation of the Covid-19 pandemic, activities in traditional markets will be slightly limited to avoid crowds, so the online cheap market becomes a solution in providing various needs of the community without leaving the house.

Tumbasembako application can be downloaded via the playstore on each smartphone. This application provides various community needs such as rice, eggs and sugar which can be ordered online and then deliverer to the consumer’s location by the PAU Pedaringan.

For purchases above Rp. 50 thousand will not be subject to delivery fees, while for purchases under Rp. 50 thousand will be charged a delivery fee of Rp. 2 thousand / kilometer with the delivery point from PAU Pedaringan.