Monitoring dan Evaluasi SPBE Kota Surakarta

Diskominfo SP melaksanakan rapat monitoring dan evaluasi SPBE Kota Surakarta, Rabu (13/1/2021) di Ruang Manganti Praja. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Pengarah SPBE didampingi oleh Diskominfo SP dan Inspektorat.

Rapat melibatkan Tim Pengarah Pelaksanaan SPBE, Tim Evaluator Internal Pelaksanaan Evaluasi SPBE, dan Tim Teknis SPBE Kota Surakarta.

Rapat dilaksanakan untuk  menindaklanjuti pemeriksaan terperinci BPK RI terhadap Implementasi SPBE tahun 2019 s.d semester 1 tahun 2020 Pemerintah Kota Surakarta. Terdapat 13 temuan yang harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah kota.

Temuan tersebut antara lain Renstra SPBE, Memperkuat Regulasi/Kebijakan SPBE, Rencana dan Anggaran SPBE, Tim Koordinasi, Infrastruktur SPBE, Jaringan Intra Pemkot Surakarta, Sistem Penghubung Layanan, Sarana Prasarana TIK Pengembangan SPBE, Tata Kelola SPBE, Integrasi SPBE, Monev SPBE (Terencana), Monev SPBE (Sesuai Pedoman), dan Tindak Lanjut Monev SPBE.

Sekretaris Daerah memberikan arahan bahwa semua OPD pemerintah kota sudah melaksanakan SPBE, namun belum terintegrasi. Oleh karena itu, Pak Sekda meminta dukungan agar pelaksanaan SPBE dapat terintegrasi di bawah koordinasi Diskominfo SP.

Dalam kesempatan ini, Kepala Diskominfo SP mengatakan penyusunan arsitektur SPBE menjadi landasan percepatan SPBE dikarenakan arsitektur SPBE merupakan pedoman pengembangan TIK pemerintah kota. Kepala Diskominfo SP juga meminta setiap pengembangan TIK harus selalu menaati Perwali e-Government dan Masterplan SPBE.

Diskominfo SP nindakaken rapat monitoring lan evaluasi SPBE Kota Surakarta, dinten Rebo (13/1/2021) mapan ing Ruang Manganti Praja. Rapat dipun pangangeng dening Sekretaris Daerah (Ketua Tim Pengarah SPBE ) kaampingan dening Diskominfo SP lan inspektorat.

Rapat ugi karawuhan Tim Pengarah Pelaksanaan SPBE, Tim Evaluator Internal Pelaksanaan Evaluasi SPBE, dan Tim Teknis SPBE Kota Surakarta.

Rapat  kalampahan kangge nindak-lajengaken pamriksan terperinci BPK RI tumrap Implementasi SPBE tahun 2019 s.d semester 1 tahun 2020 Pemerintah Kota Surakarta. Wonten cacah 13 panggihan ingkang kedah enggal dipun tindaklanjuti dening pemerintah kota.

Panggihan meniko antawisipun Renstra SPBE, Memperkuat Regulasi/Kebijakan SPBE, Rencana dan Anggaran SPBE, Tim Koordinasi, Infrastruktur SPBE, Jaringan Intra Pemkot Surakarta, Sistem Penghubung Layanan, Sarana Prasarana TIK Pengembangan SPBE, Tata Kelola SPBE, Integrasi SPBE, Monev SPBE (Terencana), Monev SPBE (Sesuai Pedoman), lan Tindak Lanjut Monev SPBE.

Sekretaris Daerah maringi arahan menawi sedaya OPD pemerintah kota sampun nindakaken SPBE, nanging dereng terintegrasi. Pramila, Bopo Sekda nedha sengkuyungan supados lampahing SPBE saget terintegrasi kanthi koordinasi saking Diskominfo SP.

Ing wekdal meniko, Kepala Diskominfo SP ngendiko bilih penyusunan arsitektur SPBE dados landasan percepatan SPBE amargi arsitektur SPBE inggih meniko pedoman pengembangan TIK pemerintah kota. Kepala Diskominfo SP ugi nedha saben pengembangan TIK kedah tansah salaras kaliyan Perwali e-Government lan Masterplan SPBE.

Diskominfo SP held a monitoring and evaluation meeting of SPBE Surakarta, Wednesday (13/1/2021) at Manganti Praja Room. The meeting is chaired by the Regional Secretary as the Chair of the SPBE Steering Team accompanied by the Diskominfo SP and the Inspectorate.

The meeting involves the SPBE Implementation Steering Team, the SPBE Internal Evaluation Team, and the Surakarta SPBE Technical Team.

The meeting is held to follow up on the BPK RI detailed examination of the implementation of the Surakarta City Administration SPBE 2019 to semester 1 of 2020. There are 13 findings that must be followed up by the city government.

These findings include SPBE Strategic Plan, Strengthening SPBE Regulation / Policy, SPBE Planning and Budgeting, Coordination Team, SPBE Infrastructure, Surakarta City Administration Intra Network, Service Liaison System, SPBE Development ICT Infrastructure, SPBE Governance, SPBE Integration, SPBE Planned Monitoring and Evaluation, SPBE Monitoring and Evaluation (according to the Guidelines), and Follow-up SPBE Monitoring and Evaluation.

The Regional Secretary gives direction that all city administration agencies (OPD) have implemented SPBE, but not yet integrated. Therefore, Pak Sekda asks for support so that the implementation of SPBE can be integrated under the coordination of Diskominfo SP.

On this occasion, the Head of Diskominfo SP says that the preparation of the SPBE architecture becomes the foundation for accelerating SPBE because the SPBE architecture is the guideline for the development of city administration’s ICT. The Head of Diskominfo SP also asks that every ICT development must always comply with the Mayor’s Regulation about e-Government and the SPBE Masterplan.

***