Ngobar Konata: Dampingi Anak Dengan Disabilitas Mental

Diskominfo SP kembali menyiarkan program Ngobrol Bareng (Ngobar) Konata, Jumat (4/6/2021) pukul 13.00 – 14.00 WIB.

Tema untuk Ngobar Konata adalah Mendampingi Anak Dengan Disabilitas Mental menghadirkan narasumber Dewi Intan Puspitadesi, S.Psi, M.Psi, Psikolog yang merupakan psikolog klinis UPT PLDPI.

Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif (PLDPI) melayani anak-anak dengan disabilitas, slow learner, autis, and hiperaktif yang ada di Jl. Agung Timur Mojosongo, Surakarta.

Sesuai dengan tema yang dibahas, disabilitas mental adalah gangguan fungsi pikir, emosi dan perilaku, misalnya anak-anak dengan gejala autis dan hiperaktif.

Anak dengan gangguan autis cenderung mengulang-ngulang aktivitas dan kurangnya interaksi sosial yang biasanya diketahui sebelum usianya mencapai 3 tahun.

Sementara itu, hiperaktif lebih kepada gangguan pemusatan perhatian, ditandai dengan tidak bisa fokus pada kegiatan tertentu.

Anak dengan ciri-ciri tersebut hendaknya harus dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh yang dapat dilakukan oleh psikolog di PLDPI.

Masyarakat dapat ke PLDPI untuk berkonsultasi, akan tetapi lebih diprioritaskan keluarga dengan KK Surakarta dengan membawa surat keterangan tidak mampu.

Diskominfo SP ngawontenaken malih giyaran program Ngobrol Bareng (Ngobar) Konata, dinten Jemuwah (4/6/2021) wanci jam 13.00 — 14.00 WIB.

Ngobar Konata kagiyaraken kanthi irah-irahan Mendampingi Anak Dengan Disabilitas Mental ngrawuhaken narasumber Dewi Intan Puspitadesi, S.Psi, M.Psi, Psikolog minongko psikolog klinis UPT PLDPI.

Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif (PLDPI) maringi layanan kangge lare-lare disabilitas, slow learner, autis, and hiperaktif ingkang wonten ing Jl. Agung Wetan Mojosongo, Surakarta.

Miturut kaliyan tema ingkang dipunrembag, disabilitas mental inggih meniko gangguan fungsi panggalih, emosi lan lampahan, upaminipun lare-lare ingkang gadhahgejala autis lan hiperaktif.

Lare ingkang gadhah gangguan autis limrahipun asring mangsuli aktivitas lan kirangi nindakaken interaksi sosial ingkang limrahipun saget dipunmangertosi saderengipun umur 3 tahun.

Sawentawis puniku, hiperaktif meniko gangguan pemusatan kawigatosan, dipuntandani mboten saged fokus ing kegiatan tertamtu.

Lare-lare ingkang gadhah ciri-ciri kasebat kedah nglampahi pamriksan ingkang menyeluruh dening psikolog wonten PLDPI.

Masyarakat saged pikantuk layanan konsultasi ing PLDPI, ananging langkung dipunprioritasaken keluwargi ingkang kagungan KK Surakarta lan ngasta serat katrangan mboten kuwawi.

Diskominfo SP again broadcast the Ngobrol Bareng Konata (Ngobar) program, Friday (4/6/2021) at 1 – 2 p.m.

The theme for Ngobar Konata is Assisting Children with Mental Disabilities presenting resource persons Dewi Intan Puspitadesi, S.Psi, M.Psi, Psychologist who is a clinical psychologist of UPT PLDPI.

The Disability and Inclusive Education Service Center (PLDPI) serves children with disabilities, slow learners, autism, and hyperactivity located on Jl. Agung Timur Mojosongo, Surakarta.

In accordance with the theme discussed, mental disabilities are disorders of thought, emotion and behavior, for example children with autistic and hyperactive symptoms.

Children with autistic disorders tend to repeat activities and lack of social interaction which is usually known before the age of 3.

Meanwhile, hyperactivity is more of a concentration disorder, characterized by not being able to focus on certain activities.

Children with these characteristics should have a thorough examination that can be carried out by a psychologist at PLDPI.

The community can go to PLDPI for consultation, but families with Surakarta family card and bring a certificate of incapacity will be prioritized.

***