(0271) 2931667
diskominfosp@surakarta.go.id

30-08-2025

WIB

Vinta

27-08-2025

 11:51:01 WIB
Surakarta Raih Penghargaan Smart City Award 2024 untuk Program Kolaborasi Pariwisata
Icon

Kota Surakarta berhasil meraih Penghargaan Terbaik dalam Program Kolaborasi pada Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional melalui inovasi Solo Integrated Accommodation. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid kepada Wali Kota Surakarta, Respati Ardi dalam acara Smart City Business Matchmaking yang digelar di Hotel Tentrem Yogyakarta, Selasa (26/8/2025).

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa ajang penghargaan smart city diadakan bukan sekadar seremoni, melainkan untuk mendorong pemerintah daerah mempercepat transformasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Kami harap penghargaan ini mendorong percepatan digitalisasi dan memperkuat sinergi pusat-daerah,” ujarnya seusai menghadiri Gala Dinner Forum Smart City Nasional 2025 di Yogyakarta, Selasa (26/8).

Meutya menegaskan bahwa pemerintah daerah berperan penting dalam upaya digitalisasi karena paling memahami kebutuhan masyarakat di wilayahnya masing-masing. Pemerintah daerah yang tahu persis seperti apa kebutuhan masyarakat. Mungkin ada yang mengadopsi digitalisasi di urusan kesehatan lebih dulu. Ada yang mungkin memilih untuk urusan perikanan, pangan, pendidikan, dan sebagainya. Pusat tidak bisa menentukan sendiri,” jelasnya.

Ia juga mencontohkan berbagai program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, dan Sekolah Rakyat yang hanya dapat berjalan optimal apabila tersedia infrastruktur, konektivitas, serta sumber daya manusia di bidang digital yang memadai.

Oleh karena itu, Meutya menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah karena digitalisasi tidak bisa dilakukan secara parsial per wilayah, melainkan harus terintegrasi dengan visi nasional. Sinergi ini akan semakin diperkuat melalui Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah yang baru saja dibentuk. Kami dari pusat akan melakukan percepatan digitalisasi dengan melibatkan pemerintah daerah. Jadi mohon untuk dipersiapkan dengan baik,” pungkasnya.

Penghargaan yang diterima Surakarta merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) dan Provinsi Cerdas (Smart Province) yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital bekerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta. Agenda ini meliputi Smart City Business Matchmaking, Rapat Koordinasi Nasional Dinas Kominfo, dan Forum Smart City Nasional, yang dipadukan dengan Pameran Infrastruktur Kota Cerdas.

Salah satu agenda utama, Smart City Business Matchmaking, mengusung tema Inovasi Kota Cerdas: Mewujudkan Kedaulatan, Ketahanan, dan Keberlanjutan Indonesia Emas. Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk memperkuat pembangunan infrastruktur kota dan provinsi cerdas yang berkelanjutan.

Berikut daftar pemenang Implementasi Smart City Award 2024:

  • Kategori Smart Governance: Kota Bandung
  • Kategori Smart Branding: Kota Madiun
  • Kategori Smart Economy: Kota Semarang
  • Kategori Smart Living: Kabupaten Gunungkidul
  • Kategori Smart Society: Kabupaten Sukoharjo
  • Kategori Smart Environment: Kota Surabaya
  • Kategori Terbaik pada Program Kolaborasi pada Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional: Kota Surakarta
  • Kategori Terbaik pada Tingkat Improvement: Kabupaten Temanggung

Melalui forum berskala nasional ini, diharapkan lahir gagasan baru dan kolaborasi lintas sektor yang dapat menjadi rujukan bagi daerah lain di Indonesia, sekaligus memperkuat peran kota-kota menuju visi Indonesia Emas 2045.

Surakarta once again carved a proud achievement at the national level by winning the Smart City Award 2024 in the category of Best Collaboration in National Priority Tourism Areas. The award was received directly by the Mayor of Surakarta, Respati Ardi, from the Minister of Communication and Digital Affairs of the Republic of Indonesia, Meutya Hafid, at the Smart City Business Matchmaking event held at Hotel Tentrem Yogyakarta, Tuesday (August 26, 2025).

The innovation that led Surakarta to this award is Solo Integrated Accommodation, which integrates tourism accommodation services in the city through digital collaboration. This innovation was recognized as a breakthrough that strengthens Surakarta’s tourism ecosystem as a priority destination.

Minister Meutya Hafid emphasized that the Smart City Award is not merely ceremonial, but a push for local governments to accelerate digital transformation in public services. “We hope this award will accelerate digitalization and strengthen central–regional synergy,” she said during a press statement on Wednesday (August 27, 2025).

According to Meutya, regional governments play a vital role in digitalization because each region has its own priorities and needs. Digital transformation in the regions is also crucial to support national priority programs that directly benefit the public. “Local governments know best what their people need. Some may prioritize health, fisheries, food, or education. The central government cannot decide alone,” she explained.

She also highlighted programs such as Village Cooperative Merah Putih, Free Nutritious Meals, and Community Schools, which will run effectively only if digital infrastructure, connectivity, and human resources are well-prepared.

Furthermore, Meutya stressed the importance of synergy between the central and regional governments. To support this, the government has established the Committee for Accelerating Government Digital Transformation to ensure integration with the national vision. “We at the center will accelerate digitalization by involving local governments. Please prepare well,” she concluded.

The Smart City Award 2024 winners are as follows:

·        Smart Governance: Bandung City

·        Smart Branding: Madiun City

·        Smart Economy: Semarang City

·        Smart Living: Gunungkidul Regency

·        Smart Society: Sukoharjo Regency

·        Smart Environment: Surabaya City

·        Best Collaboration in National Priority Tourism Areas: Surakarta City

·        Best Improvement: Temanggung Regency

Kutha Surakarta manèh nyerat prestasi ing tingkat nasional kanthi angsal Smart City Award 2024 kategori Kolaborasi Paling Sae ing Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional. Penghargaan kasebut kaparingake langsung déning Menteri Komunikasi lan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, marang Wali Kota Surakarta Respati Ardi ing acara Smart City Business Matchmaking ing Hotel Tentrem Yogyakarta, Selasa (26 Agustus 2025).

Inovasi sing ngantarké Surakarta angsal penghargaan punika yaiku Solo Integrated Accommodation, sawijining gagasan integrasi layanan akomodasi pariwisata kanthi basis digital. Inovasi punika dipunanggep dados terobosan kang nguataké ekosistem pariwisata Surakarta minangka destinasi prioritas nasional.

Menteri Meutya Hafid ngendikakaké bilih penghargaan Smart City punika dudu seremonial kemawon, nanging minangka pecuting tumrap pamaréntah daerah supados saged mempercepat transformasi digital layanan publik. “Mugi-mugi penghargaan menika saged dados dorongan percepatan digitalisasi saha nguataké sinergi pusat–daerah,” pangandikanipun, Rebo (27 Agustus 2025).

Miturut panjenenganipun, pamaréntah daerah gadhah peran wigati amargi saben wewengkon gadhah prioritas saha kabutuhan piyambak. Transformasi digital ing daerah ugi gadhah peran penting kanggé ndhukung program prioritas nasional sing langsung nyentuh masyarakat.

“Pamaréntah daerah sing langkung mangertos punapa kabutuhan rakyatipun. Wonten ingkang langkung prioritas kesehatan, perikanan, pangan, utawi pendhidhikan. Pusat boten saged mutusaké piyambak,” pitedahipun.

Kajaba punika, Menteri Meutya ugi nyebat bilih program kados Koperasi Desa Merah Putih, Mangan Bergizi Gratis, saha Sekolah Rakyat saged mlampah kanthi sae manawi wonten infrastruktur, konektivitas, saha sumber daya manungsa digital ingkang cekap.

Panjenenganipun ugi negesaké wigatinipun sinergi pusat–daerah, amargi digitalisasi boten saged dipunlaksanaké sacara parsial, nanging kedah terintegrasi kaliyan visi nasional. Kangge punika, pamaréntah pusat sampun mbentuk Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah. “Pusat badhé nglajengaké percepatan digitalisasi kanthi melibatké daerah. Mugi dipun siyapaké kanthi sae,” pangandikanipun ing pungkasan.

Para pemenang Smart City Award 2024 kaparingan dhaptar kados makaten:

·        Smart Governance: Kutha Bandung

·        Smart Branding: Kutha Madiun

·        Smart Economy: Kutha Semarang

·        Smart Living: Kabupaten Gunungkidul

·        Smart Society: Kabupaten Sukoharjo

·        Smart Environment: Kutha Surabaya

·        Kolaborasi Pariwisata Nasional Paling Sae: Kutha Surakarta

·        Improvement Terbaik: Kabupaten Temanggung