29-04-2026
WIB
Vinta
24-04-2026
14:04:49 WIB
Sebagai bagian dari komitmen mendorong efisiensi energi dan gaya hidup ramah lingkungan, Pemerintah Kota Surakarta menginisiasi gerakan Bike to Work yang dilaksanakan oleh Diskominfo SP. Program ini menjadi upaya konkret dalam mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus membangun pola kerja ASN yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan.
Himbauan pelaksanaan Jumat Bike to Work resmi dimulai pada 10 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong efisiensi energi melalui penggunaan kendaraan ramah lingkungan, mengurangi emisi karbon, serta mewujudkan kualitas udara yang lebih bersih dan segar di Kota Surakarta. Selain itu, bersepeda ke tempat kerja juga menjadi bagian dari penerapan gaya hidup sehat bagi ASN, yang berdampak pada peningkatan kebugaran dan stamina dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Sebagai bentuk kedisiplinan dan keseragaman pelaksanaan, terdapat tata tertib yang perlu diperhatikan oleh seluruh peserta. ASN dihimbau untuk menggunakan pakaian olahraga saat bersepeda, kemudian berganti ke pakaian dinas setelah tiba di kantor dan selesai berolahraga. Aturan ini diharapkan dapat mendukung kenyamanan sekaligus menjaga profesionalitas dalam bekerja.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Surakarta tidak hanya berfokus pada peningkatan kinerja, tetapi juga berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Semangat “Pemerintah Hemat Energi, Warga Solo Sejahtera” menjadi landasan dalam setiap langkah kecil yang dilakukan, termasuk melalui kebiasaan bersepeda menuju tempat kerja.
****
As part of its commitment to promoting energy efficiency and an environmentally friendly lifestyle, the Surakarta City Government has initiated the Bike to Work movement, implemented by Diskominfo SP. This program represents a concrete effort to reduce fuel consumption while fostering a healthier, more efficient, and sustainable work culture among civil servants (ASN).
The Friday Bike to Work initiative officially began on April 10, 2026. It aims to encourage energy efficiency through the use of eco-friendly transportation, reduce carbon emissions, and create cleaner, fresher air in Surakarta. Additionally, cycling to work promotes a healthy lifestyle, helping to improve fitness and stamina, which ultimately supports better public service performance.
To ensure discipline and uniformity, several guidelines have been established. Participants are encouraged to wear sports attire while cycling and change into official work uniforms after arriving at the office. This rule is intended to maintain both comfort and professionalism in the workplace.
Through this movement, the Surakarta City Government not only focuses on improving performance but also demonstrates its commitment to environmental sustainability and public welfare. The spirit of “Energy-Efficient Government, Prosperous Solo Citizens” serves as the foundation for this initiative.
****
Minangka wujud komitmen ngedongkrak efisiensi energi lan gaya urip sing ramah lingkungan, Pemerintah Kota Surakarta nginisiasi gerakan Bike to Work kang dileksanakake dening Diskominfo SP. Program iki dadi langkah nyata kanggo nyuda konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mbangun budaya kerja ASN sing luwih sehat, efisien, lan lestari.
Himbauan Jumat Bike to Work diwiwiti resmi tanggal 10 April 2026. Tujuane kanggo ningkatake efisiensi energi liwat panggunaan transportasi ramah lingkungan, nyuda emisi karbon, lan nguwujudake udara sing luwih resik lan seger ing kutha Surakarta. Saliyane iku, sepedaan menyang papan kerja uga ndhukung gaya urip sehat, ningkatake kabugaran lan stamina ASN ing nglakoni tugas pelayanan marang masyarakat.
Minangka wujud kedisiplinan, ana tata tertib sing kudu digatekake. ASN dianjurake nganggo sandhangan olahraga nalika sepedaan, banjur ngganti nganggo sandhangan dinas sawisé tekan kantor. Aturan iki kanggo njaga kenyamanan lan profesionalitas nalika nyambut gawe.
Liwat gerakan iki, Pemerintah Kota Surakarta ora mung ngupaya ningkatake kinerja, nanging uga nduweni komitmen tumrap kelestarian lingkungan lan kesejahteraan masyarakat. Semangat “Pemerintah Hemat Energi, Warga Solo Sejahtera” dadi dhasar saka saben langkah sing ditindakake.